Friday, February 26, 2016

Ibu

Ketika dunia nya terpusat h.a.n.y.a padamu..

Apa kau mampu?

Untuk terus berdiri berlari bernyanyi menari bahkan ketika ia terlelap

Untuk terus tersenyum tertawa terkekeh terkikik bahkan ketika berbaring adalah satu-satunya yang kau perlu

Untuk terus mengajarinya bahkan ketika hari pun kau tak ingat

Untuk terus memeluk membelai mengecup sayang bahkan ketika itu pula lah yang paling kau butuh

Untuk terus menemani mendampingi mendorong mendukung bahkan ketika menopang tubuh sendiri pun kau rasa tak mungkin

Untuk terus mencari cara agar ia tak bosan bahkan ketika kau dipuncak kejenuhan

Untuk terus dan terus dan terus dan terus dan selalu dengan segala keterbatasan.

Dengan sedikit cinta, sedikit kehadiran, pengertian, pengetahuan.


Mampukan, mampukan, karena kemampuan adalah ukuran Tuhan.

Monday, January 25, 2016

Hujan

Kepada awan kutitipkan air-air itu.
Samudera, telaga, sumur-sumur yang tak pernah kering, pun segala aliran buatan manusia.
Kelak, ku harap kau berkenan mengantarkan kembali.
Tapi, tak perlu bawa serta bulir kenangan.
Biar mereka tetap ditempatnya.

Susah

Jika kau bertanya padaku, apa aku siap susah.. Kurasa pertanyaan itu lebih tepat ditujukan pada dirimu sendiri.
Karena sepertinya yang susah itu adalah ...

Berhenti merokok.

Sudah Sayang?

Katanya...
Dibalik pria hebat ada wanita hebat,

Menurut saya...
Dibalik wanita hebat ada lelaki yang menyayanginya.

Jadi...
Kalau pria belum hebat mungkin karena wanita nya belum hebat. Kalau wanita nya belum hebat, sudahkah kau sayangi wanitamu?

Match Maker

Aku takut.
Takut kau tak cukup baik untuk sahabatku.
Dan takut sahabatku tak cukup baik untukmu.
Yang aku tau, sahabatku adalah wanita paling baik yang pernah aku kenal.
Dan kau adalah anak lelaki dari seorang ibu yang kuat, menyenangkan dan.. Kesepian.

Mengenalnya akan membuatmu semakin jatuh hati pada kepribadiannya yang bersahaja.
Mengenalmu akan membuatnya lengkap sebagai wanita.

Membayangkan kau dan sahabatku saling menjaga sampai tua adalah hal yang menenangkan.
Tau bahwa sahabatku akan berhenti mencari dan berlari.
Tau bahwa kau akan punya alasan untuk pulang ke rumah lebih cepat.
Dan tau bahwa ibumu akan memiliki teman berbincang yang akrab.

Akan ada tempat yang bisa sahabatku kunjungi dan cintai sebagaimana dia mencintai kampung halamannya.
Akan ada tempat lain yang dapat kau tuju jika kau rasa kampung halamanmu terlalu penuh luka.

Sahabatku akan kembali bertemu sosok ibu yang dia rindukan.
Dan kau akan kembali menemukan sosok ayah yang kau banggakan.

Akan ada anak-anak yang membuat kalian semakin mencinta setiap hari.
Akan ada jadwal olahraga rutin yang kalian susun.
Akan bertambah hafalan ayat yang kalian pahami.
Akan ada vespa hitam yang tak menganggur.
Akan bertambah perjalanan untuk diarungi.
Akan ada sahabat yang paling bahagia.

Inilah doaku. Untukmu, dan untuknya.
Jadi.. Maukah kau menjaganya?
Bukan untuk aku, bukan untuk siapa, tapi untuk dirimu sendiri.

Wednesday, October 28, 2015

5menit sebelum esok

Pasanganku baik untukku,
Pasanganmu baik untukmu,
Itu saja.

Selamat Hari Sumpah Pemuda!

Saturday, August 29, 2015

Khayal kanak-kanak

Kemarin aku berkhayal, hari ini ibu datang.
Memeluk aku anaknya yang kurang bakti. Tanpa syarat.

Pagi tadi aku berimajinasi. Ibu dalam perjalanan kemari. Membawa menu yang aku suka. Makanan sederhana rasa memori.

Siang aku berharap. Ibu tetiba muncul diantara pintu. Tersenyum rindu dan cinta.

Sore aku bermimpi. Bercerita hari dan gurau senda. Ibu...

Sekarang aku bergumam dalam bisik imaji rahasia. Ibu, bolehkah aku pulang?