Friday, April 18, 2014

bagaimanapun,

Maha,,,
Saya memohon maaf. Untuk semua.
Untuk doa yang memaksa,
untuk hati yang tidak bersyukur,
untuk jiwa yang tidak mengerti,
untuk raga yang alpa,
untuk akal yang tidak bisa berpikir sederhana,
bahkan untuk maaf itu sendiri.
Maafkan saya,,,
untuk rindu yang tak dikejar,
untuk cinta yang selalu,
untuk jalan pulang yang menunggu,
untuk air mata yang kering sia-sia,
untuk peluk hangat yang tak disambut,
dan untuk maaf itu sendiri.