Friday, August 7, 2015

Tatkala Air Bergulir

Aku memuja air yang tampak tak pernah lelah merindu Tuhan..
Membayangkan kerelaannya tersengat matahari yang panas,
Hanya demi terangkatnya titik demi titik mungil uap ke angkasa luas.. Sedikit lagi menuju belaian Tuhan..

Aku memuja air yang tak pernah lelah mendamba pelukan Tuhan..
Lihat bagaimana uap-uap mungil itu saling mengait jemari..
Gumpalan awan raksasa bukan kerja sulit jika bersama..
Dan lihat bagaimana mereka membahu menuju-Nya,
Menggapai-gapai arasy.. Penuh harap walau cemas..

Aku memuja air sang hamba sarat taat..
Lihat kelabu itu, kawan..
Tuhan mengutusnya kembali dan kembali lagi ke bumi..
Mungkin petir itu jerit rindu nya yang gebu
Barangkali hujan itu derai tangisnya yang pilu
Dan kelabu itu.. Semua apa yang kita tau..

Aku sungguh memuja air yang jelas tak jera kecewa..
Ditunggunya kembali uluran sayang mentari yang mencabik..
Tak peduli kali berapa ia terus mencoba gapai..
Demi harap rindu segera usai....

No comments:

Post a Comment